Mengenai legitimasi broker forex Royal, ia menyediakan Australia ASIC, Siprus CYSEC, dan .
Bisnis
Lisensi
Lisensi regulasi adalah bukti terkuat.
ASIC MM Institusional (MM)
Australia Securities & Investment Commission
Australia Securities & Investment Commission
Status terkini:
Tipe Lisensi:
MM Institusional (MM)Lembaga berlisensi:
Waktu yang efektif: Ubah Catatan
2012-06-22Email lembaga berlisensi:
--Berbagi Status:
Tidak BerbagiSitus Web Penerima Lisensi:
--Tanggal Kadaluarsa:
--Terjemahan otomatis:
Nomor telepon lembaga berlisensi:
--Dokumen bersertifikat lembaga berlisensi:
CYSEC Eksekusi Forex (STP)
Cyprus Securities and Exchange Commission
Cyprus Securities and Exchange Commission
Status terkini:
Tipe Lisensi:
Eksekusi Forex (STP)Lembaga berlisensi:
Waktu yang efektif:
2016-08-10Email lembaga berlisensi:
Compliance@oneroyal.com.cyBerbagi Status:
Tidak BerbagiSitus Web Penerima Lisensi:
www.oneroyal.euTanggal Kadaluarsa:
--Terjemahan otomatis:
Nomor telepon lembaga berlisensi:
+357 25 080 880Dokumen bersertifikat lembaga berlisensi:
Royal adalah platform trading yang memposisikan dirinya dalam lanskap kompetitif pasar forex, menawarkan berbagai layanan trading termasuk trading forex, CFD, dan cryptocurrency. Seiring lingkungan trading online menjadi semakin padat, trader harus berhati-hati dalam memilih broker. Potensi penipuan di pasar forex mengharuskan evaluasi menyeluruh terhadap broker untuk memastikan keamanan investasi. Artikel ini bertujuan untuk menilai apakah Royal adalah broker yang sah atau potensi penipuan dengan menganalisis kerangka regulasinya, latar belakang perusahaan, kondisi trading, keamanan dana nasabah, dan pengalaman pengguna. Investigasi kami didasarkan pada tinjauan komprehensif dari berbagai sumber, termasuk basis data regulator, umpan balik pengguna, dan laporan industri.
Salah satu aspek paling kritis dalam menilai keandalan broker adalah status regulasinya. Royal mengklaim diatur oleh beberapa otoritas, termasuk International Financial Services Commission (IFSC) Belize dan British Virgin Islands Financial Services Commission (BVIFSC). Namun, setelah meninjau registri badan pengatur ini, tidak ada penyebutan tentang Royal atau perusahaan induknya, Goldman Global Group. Ketidakhadiran ini menimbulkan kekhawatiran signifikan mengenai keabsahan broker tersebut.
| Otoritas Regulator | Nomor Lisensi | Wilayah Regulator | Status Verifikasi |
|---|---|---|---|
| IFSC | Tidak Tersedia | Belize | Tidak Terverifikasi |
| BVIFSC | Tidak Tersedia | Kepulauan Virgin Britania | Tidak Terverifikasi |
Ketiadaan lisensi yang tepat dan Regulasi adalah tanda bahaya bagi calon investor. Broker yang diatur diwajibkan untuk mematuhi pedoman ketat yang melindungi kepentingan klien, seperti menjaga Akun Terpisah dan menyediakan skema kompensasi investor. Sebaliknya, broker yang tidak diatur seperti Royal mengekspos trader pada risiko yang lebih tinggi, termasuk potensi penipuan dan ketidakmampuan untuk memulihkan dana jika terjadi kebangkrutan. Tidak adanya pengawasan regulasi yang sah menimbulkan pertanyaan: Apakah Royal aman? Bukti menunjukkan bahwa mungkin tidak demikian.
Royal beroperasi di bawah naungan Goldman Global Group, yang mengklaim didirikan pada tahun 2005. Namun, informasi rinci tentang struktur kepemilikan perusahaan dan tim manajemen sangat terbatas. Broker yang kredibel seharusnya memberikan informasi yang transparan tentang kepemimpinannya dan riwayat operasionalnya untuk membangun kepercayaan di antara klien. Kurangnya pengungkapan rinci tentang tim manajemen menimbulkan kekhawatiran tentang kredibilitas broker tersebut.
Tim manajemen yang kuat dengan pengalaman relevan sangat penting untuk memastikan operasi yang efektif dan kepatuhan terhadap standar regulasi. Selain itu, tidak adanya transparansi mengenai operasi perusahaan dapat mengindikasikan kesediaan untuk mengaburkan informasi yang berpotensi merusak reputasinya. Mengingat faktor-faktor ini, calon klien harus berhati-hati ketika mempertimbangkan apakah Royal aman untuk trading.
Saat mengevaluasi apakah Royal adalah pilihan yang aman bagi trader, sangat penting untuk memeriksa kondisi perdagangannya. Broker ini memiliki persyaratan setoran minimum sebesar $250, yang tergolong tinggi dibandingkan dengan standar industri di mana banyak broker terkemuka mengizinkan setoran minimum serendah $50. Selain itu, Royal mengklaim menawarkan rasio leverage hingga 1:1000, yang sangat tinggi dan menimbulkan risiko signifikan, terutama bagi trader yang tidak berpengalaman. Leverage tinggi dapat menyebabkan kerugian besar, dan regulator di berbagai yurisdiksi membatasi leverage untuk melindungi trader dari risiko tersebut.
| Jenis Biaya | Royal | Rata-rata Industri |
|---|---|---|
| Spread pada Pasangan Utama | 44,2 pip | 1 pip |
| Model Komisi | T/T | Bervariasi |
| Rentang Bunga Overnight | T/T | Bervariasi |
Spread yang ditawarkan oleh Royal pada pasangan mata uang utama sangat tinggi secara mengkhawatirkan, yaitu 44,2 pip, sementara rata-rata industri biasanya sekitar 1 pip. Spread yang sangat tinggi seperti itu menunjukkan bahwa broker mungkin lebih mengutamakan keuntungan daripada kepentingan kliennya, yang semakin mempertanyakan legitimasinya. Para trader harus menyadari kondisi perdagangan ini saat menilai apakah Royal aman untuk investasi mereka.
Keamanan dana klien adalah hal yang paling penting dalam menentukan apakah broker merupakan pilihan yang aman. Royal mengklaim menerapkan berbagai langkah keamanan, seperti rekening terpisah dan perlindungan saldo negatif. Namun, kurangnya pengawasan regulasi secara signifikan melemahkan efektivitas langkah-langkah ini. Tanpa regulasi yang tepat, tidak ada jaminan bahwa dana klien akan dilindungi dalam hal kebangkrutan atau aktivitas penipuan.
Tidak adanya skema kompensasi investor berarti bahwa trader berpotensi kehilangan seluruh investasi mereka tanpa upaya hukum. Masalah historis terkait Keamanan dana telah dilaporkan, dengan pengguna mengklaim kesulitan dalam menarik dana mereka, sebuah taktik umum yang digunakan oleh broker penipu. Mengingat faktor-faktor ini, calon klien harus serius mempertimbangkan apakah Royal aman untuk aktivitas trading mereka.
Umpan balik pengguna memberikan wawasan berharga tentang keandalan keseluruhan seorang broker. Banyak ulasan tentang Royal menyoroti berbagai keluhan, termasuk kesulitan dalam menarik dana, biaya tinggi, dan layanan pelanggan yang buruk. Tabel berikut merangkum jenis keluhan utama yang diterima:
| Jenis Keluhan | Tingkat Keparahan | Tanggapan Perusahaan |
|---|---|---|
| Masalah Penarikan | Tinggi | Buruk |
| Biaya Tinggi | Sedang | Rata-rata |
| Layanan Pelanggan | Tinggi | Buruk |
Keluhan umum berkisar pada ketidakmampuan untuk menarik dana dengan cepat, dengan beberapa pengguna melaporkan penundaan selama beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan. Pola perilaku ini menjadi perhatian yang signifikan, karena menunjukkan bahwa broker mungkin terlibat dalam praktik yang dirancang untuk menahan dana klien tanpa batas waktu, sehingga memunculkan pertanyaan tentang legitimasinya. Bagi mereka yang mempertimbangkan apakah Royal aman, keluhan-keluhan ini tidak boleh dianggap remeh.
Platform perdagangan yang ditawarkan oleh Royal telah menerima ulasan yang beragam terkait kinerja dan pengalaman penggunanya. Meskipun platform tersebut mungkin menyediakan fungsionalitas perdagangan dasar, pengguna telah melaporkan masalah terkait kualitas eksekusi, termasuk penolakan Slippage dan Pesanan. Tanpa platform yang andal, trader menghadapi peningkatan risiko dalam mengeksekusi perdagangan pada harga yang tidak menguntungkan, yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Tidak adanya alat dan fitur perdagangan yang kuat yang biasanya ditawarkan oleh broker terkemuka semakin mengurangi pengalaman perdagangan secara keseluruhan. Oleh karena itu, calon klien harus mempertimbangkan dengan cermat apakah Royal aman sebelum menginvestasikan dana mereka.
Melibatkan diri dengan Royal membawa berbagai risiko yang harus dipertimbangkan oleh calon klien. Tidak adanya regulasi, biaya tinggi, dan layanan pelanggan yang buruk berkontribusi pada profil risiko tinggi untuk broker ini.
| Kategori Risiko | Tingkat Risiko | Deskripsi Singkat |
|---|---|---|
| Risiko Regulasi | Tinggi | Operasi yang tidak teregulasi menimbulkan risiko signifikan. |
| Risiko Keuangan | Tinggi | Leverage tinggi dan biaya dapat menyebabkan kerugian substansial. |
| Risiko Dukungan Pelanggan | Sedang | Layanan pelanggan yang buruk dapat menghambat penyelesaian masalah. |
Untuk mengurangi risiko-risiko ini, calon klien harus melakukan penelitian menyeluruh dan mempertimbangkan untuk bertransaksi dengan broker yang teregulasi yang menawarkan perlindungan dan layanan yang lebih baik. Pada akhirnya, memahami risiko-risiko ini sangat penting untuk menentukan apakah Royal aman untuk trading.
Kesimpulannya, investigasi terhadap Royal mengungkapkan beberapa tanda bahaya yang menunjukkan bahwa broker ini mungkin bukan pilihan yang aman bagi para trader. Kurangnya pengawasan regulasi, biaya tinggi, dan banyaknya keluhan pengguna mengindikasikan bahwa Royal kemungkinan adalah Penipuan. Bagi trader yang mencari alternatif yang andal, disarankan untuk mempertimbangkan broker yang diatur oleh otoritas terkemuka seperti FCA atau ASIC. Broker-broker ini biasanya menawarkan Perlindungan Investor yang lebih baik, biaya lebih rendah, dan lingkungan perdagangan yang lebih transparan. Pada akhirnya, melakukan penelitian dan uji tuntas yang menyeluruh sangat penting saat Memilih Forex broker untuk memastikan keamanan investasi Anda. Oleh karena itu, calon klien harus berhati-hati dan waspada saat menilai apakah Royal aman untuk aktivitas trading mereka.
The latest exposure and evaluation content of Royal brokers.



Skor peringkat industri terbaru Royal adalah 1.55, semakin tinggi skornya semakin aman dari 10, semakin banyak lisensi regulasi semakin sah. 1.55 Jika skornya terlalu rendah, ada risiko ditipu, harap perhatikan pilihan untuk menghindari.