
Potensi slippage tinggi selama kondisi pasar yang volatile, yang dapat mempengaruhi eksekusi perdagangan.

Biaya komisi yang lebih tinggi per lot yang diperdagangkan, yang dapat mengimbangi manfaat dari spread yang lebih rendah bagi beberapa trader.

Kekhawatiran regulasi, karena beberapa broker ECN mungkin beroperasi di bawah regulasi yang kurang ketat, meningkatkan risiko bagi trader.